Empat buruh bangunan ditemukan terkapar dibius di trotoar Trafic Light (TL) Pancoran, Jaksel, Kamis (3/9) malam. Diduga keempat kuli bangunan yang bekerja di Aceh itu diperdaya oleh lelaki yang baru dikenalnya ketika mendarat di Bandara Soekarno Hatta.
Dari informasi yang diperoleh, Sarkam, 29, Sarna, 22, Resmoni, 25, dan Kusam Bin Tarjo, 27, rencananya akan mudik ke kampung asalnya, Desa Kubangsari, RT 02 RW 02, Kec. Sitanggul, Brebes, Jateng. Menggunakan pesawat keempat pria warga Brebes itu tiba di Bandara Soetta.
Sebelum melanjutkan perjalanannya, mereka sempat berkenalan dengan seorang pria yang mengaku bernama Lukman. Sikap santun dan ramah yang ditunjukkan Lukman membuat keempat korban tak menaruh curiga. Apalagi lelaki misterius itu juga mengaku kalau dirinya berasal dari daerah yang sama.
Kemudian Lukman menawarkan agar keempat korban menumpang di mobil rekannya yang akan menjemputnya di daerah Pancoran. Kelima pria itu pun menuju Pancoran menggunakan bus Damri dari Bandara. Di lokasi yang dituju, mereka beristirahat sejenak di pinggiran jalan. Sambil menawarkan minuman kemasan kopi, Lukman meminta agar para korban menunggu sejenak.
Dalam hitungan menit, keempat buruh itu pun ambruk sesaat setelah menenggak kopi kemasan yang diduga telah dioplos dengan obat bius tersebut. Dalam keadaan teler, pelaku kemudian membawa kabur barang berharga milik keempat kuli bangunan tersebut, seperti HP dan uang yang jumlah pastinya belum diketahui.
Petugas Polsek Pancoran yang menerima laporan ditemukannya empat pria terkapar, langsung membawa para korban ke RS Budi Asih, Jaktim.
Link: http://www.lantas.metro.polri.go.id/news/index.php?id=2&nid=20992
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar