Senin, 05 Oktober 2009

[TMC] Jalan Rusak Banyak Pengendara Motor Jatuh

Kerusakan jalan di kawasan segi tiga emas Setiabudi makin parah. Warga menilai jajaran Pemkot Jakarta selatan tak serius menanggani masalah itu. Akibatnya banyak pengendara sepeda motor terjatuh.
“Kerusakan badan jalan semakin lama semakin banyak di kawasan Setiabudi tapi upaya perbaikan sampai saat ini belum nampak,” kata Ny. Firdaus, warga Setiabudi, Minggu (4/10).

Menurut dia, kerusakan terparah terjadi di ruas Jalan Raya Taman Setiabudi, Jalan Setiabudi Raya, Jalan Setiabudi II dan lainnya hampir sebagian besar kondisi jalan berlobang dan tak ada aspal maupun hotmik.
Hal ini tentunya mengganggu aktivitas maupun kenyamanan pengendara sepeda motor maupun roda empat. Bahkan, terkadang sering terjadi kecelakaan akibat pengendara sepeda motor tak tahu ada lubang di tengah jalan tersebut.

Keluhan serupa juga dikatakan Hermawan, warga sekitar yang mengaku sudah dua kali membantu warga yang menggunakan sepeda motor terjatuh akibat lubang tertutup air saat hujan.

“Harusnya secepatnya ditangani dan jangan dibiarkan begitu saja. Selain kerusakan badan jalan juga lampu penerangan yang tak ada menjadi penyebab kecelakaan di malam hari,” katanya.

Menanggapi keluhan tersebut Kasudin PU Jalan Jaksel Robinson, mengatakan kerusakan badan jalan di kawasan Setiabudi memang sudah masuk dalam program maupun rencana perbaikan tahun ini juga.
“Kami memang akan memperbaiki sejumlah ruas jalan di Setiabudi tapi tentunya masih menunggu terlebih dulu,” ujarnya yang berharap beberapa ruas jalan secepatnya diperbaiki.

Untuk Jalan Raya Setiabui, imbuhnya, kerusakan bukan akibat kendaraan atau alam tapi lebih banyak disebabkan angkutan berat atau truk yang sedang menggangkut peralatan pembangunan gedung bertingkat. “Tentunya nantinya menjadi kewajiban pengembang untuk memperbaiki kerusakan jalan tersebut,” tambahnya.

Sedangkan untuk yang darurat, tambah Robinson, pihaknya sudah meminta Kasie PU Jalan Kecamatan Setiabudi agar sementara waktu ditutup dengan hotmik maupun aspal yang ada agar tak terjadi kecelakaan dan membahayakan orang lain.


Link: http://www.lantas.metro.polri.go.id/news/index.php?id=2&nid=21457

Tidak ada komentar:

Posting Komentar